ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KTI Gambaran Penerapan Housekeeping berbasis 5R pada Bagian Produksi di PT.SERMANI STEEL MAKASSAR 2024
Penanda Bagikan

Skripsi

KTI Gambaran Penerapan Housekeeping berbasis 5R pada Bagian Produksi di PT.SERMANI STEEL MAKASSAR 2024

agung sandi - Nama Orang;

Salah satu konsep budaya industri adalah budaya SR. Konsep ini sederhana, mudah dipahami dan langkah awal penyebarluasan budaya industri. SR berasal dari SS, singkatan dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke, Konsep SR yang sederhana sering terabaikan.
Industri tanpa SR tak akan mampu berprestasi secara layak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Penerapan Housekeeping Berbasis SR Pada Bagian Produksi di PT. Sermani Steel Makassar. Penelitian ini bersifat observasi deskriptif dengan melakukan wawancara dan melakukan pengamatan untuk memberikan gambaran mengenai penelitian kepala staff K3 dan kepala bagian setiap unit produksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan 5R pada bagian unit pemotongan koil belum terlaksana secara maksimal atau tidak dapat dikatakan baik, karena hasil yang didapatkan kurang dari 50% kriteria yang terlaksana. pada unit bagian mesin stempel penerapan SR sudah dapat dikatakan baik, karena dari hasil penelitian ini menunjukkan penerapan SR khususnya pada prinsip rapi, resik, dan rawat kriteria pelaksanaannya sudah melebihi dari 50%, sedangkan pada prinsip ringkas dan rajin belum mencapai nilai dari 50%.
Pada unit bagian mesin gelombang penerapan 5R juga sudah dapat dikatakan baik, karena dari hasil penelitian ini pelaksanaan SR khususnya pada prinsip Ringkas, Resik, dan rawat kriteriapelaksanaannya sudah melebihi dari 50%, sedangkan pada prinsip rapi dan rajin belum mencapai nilai dari 50% atau belum terlaksana dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan housekeeping berbasis 5R di katakan kurang. Disarankan kepada perusahaan untuk memberikan edukasi terkait penerapan SR serta pembentukan tim terkait SR, disarankan kepada pekerja untuk menempatkan barang-barang sesuai tempatnya menjaga kebersihan, serta melakukan perawatan terhadap alat yang digunakan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Karya Tulis Ilmiah
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KTI Gambaran Penerapan Housekeeping berbasis 5R pada Bagian Produksi di PT.SERMANI STEEL MAKASSAR 2024
    Salah satu konsep budaya industri adalah budaya SR. Konsep ini sederhana, mudah dipahami dan langkah awal penyebarluasan budaya industri. SR berasal dari SS, singkatan dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke, Konsep SR yang sederhana sering terabaikan. Industri tanpa SR tak akan mampu berprestasi secara layak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Penerapan Housekeeping Berbasis SR Pada Bagian Produksi di PT. Sermani Steel Makassar. Penelitian ini bersifat observasi deskriptif dengan melakukan wawancara dan melakukan pengamatan untuk memberikan gambaran mengenai penelitian kepala staff K3 dan kepala bagian setiap unit produksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan 5R pada bagian unit pemotongan koil belum terlaksana secara maksimal atau tidak dapat dikatakan baik, karena hasil yang didapatkan kurang dari 50% kriteria yang terlaksana. pada unit bagian mesin stempel penerapan SR sudah dapat dikatakan baik, karena dari hasil penelitian ini menunjukkan penerapan SR khususnya pada prinsip rapi, resik, dan rawat kriteria pelaksanaannya sudah melebihi dari 50%, sedangkan pada prinsip ringkas dan rajin belum mencapai nilai dari 50%. Pada unit bagian mesin gelombang penerapan 5R juga sudah dapat dikatakan baik, karena dari hasil penelitian ini pelaksanaan SR khususnya pada prinsip Ringkas, Resik, dan rawat kriteriapelaksanaannya sudah melebihi dari 50%, sedangkan pada prinsip rapi dan rajin belum mencapai nilai dari 50% atau belum terlaksana dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan housekeeping berbasis 5R di katakan kurang. Disarankan kepada perusahaan untuk memberikan edukasi terkait penerapan SR serta pembentukan tim terkait SR, disarankan kepada pekerja untuk menempatkan barang-barang sesuai tempatnya menjaga kebersihan, serta melakukan perawatan terhadap alat yang digunakan.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Hiperkes berfokus pada identifikasi bahaya di tempat kerja—seperti paparan bahan kimia berbahaya, kebisingan, getaran mesin, radiasi, hingga risiko ergonomi—lalu merancang langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak negatif pada pekerja. Melalui pendekatan ilmiah dan teknis, Hiperkes membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?