Text
PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA BERDASARKAN SHIFT KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PENCETAKAN DI PT. WIKA BETON.Tbk KIMA 2 MAKASSAR
YUDIANTO LEPO'. Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja Berdasarkan Shift Kerja Pada Pekerja Bagian Pencetakan di PT Wika Beton, Tbk Kima 2 Makassar. (Dibimbing Oleh Bapak Muhamad Azrul Syamsul dan Bapak M. Anas).
Kelelahan adalah perasaan subjektif yang di alami oleh seseorang, dimana kelelahan tersebut dapat diatasi dengan periode istirahat, dan dapat disebabkan secara fisik atau mental. Kelelahan kerja merupakan fenomena yang sering dialami oleh tenaga kerja, namun hal ini tidak bisa diabaikan karena berkaitan dengan perlindungan kesehatan tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kelelahan sesuai dengan shift kerja di PT.WIKA BETON.Tbk. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan komperatif. Populasi pada penelitian ini adalah para pekerja pada pekerja Pencetakan Tiang Listrik di PT WIKA BETON.Tbk sebanyak 120 orang. Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 60 responden yang sesuai dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden shift pagi dan shift malam pada bagian pembuatan tiang listrik, shift pagi sebanyak 22 orang yang merasakan kadang-kadang (73,33%) dan shift malam yang merasakan kadang-kadang sebanyak 28 orang (93,33%). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa yang lebih banyak mengalami kelelahan kerja pada pekerja yang bekerja pada shift malam dengan total 93,33%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa ada kelelahan kerja dimana pekerja shift malam lebih besar mengalami kelelahan kerja dibanding pekerja di shift pagi. Sebaiknya perusahaan lebih mengoptimalkan kembali mengenai jam istrahat pada pekerja yang bekerja pada shift malam.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain