Text
GAMBARAN KAPASITAS VITAL PARU PADA TENAGA KERJA DI PT.PELABUHAN BOSOWA BARRU KABUPATEN BARRU
RAMDAN SUKARMAN. Gambaran Kapasitas Vital Paru pada Tenaga Kerja di PT. Pelabuhan Bosowa Barru Kabupaten Barru. (Dibimbing oleh Helmy Gani dan M. Anas)
Seiring bertambahnya usia kapasitas vital paru dan fungsi paru-paru akan mengalami penurunan, kapasitas paru-paru juga bisa berkurang pada usia yang lebih muda disebabkan oleh kadar debu masa kerja dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas vital paru berdasarkan masa kerja, umur, status gizi, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok dan penggunaan masker. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 tenaga kerja dengan penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tenaga kerja tetap dan tenaga kerja yang bekerja di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan spirometri, pengukuran tinggi dan berat badan, kuesioner dan observasi. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja dengan kapasitas vital paru normal sebanyak 9 (24.3%) tenaga kerja, tenaga kerja dengan kapasitas vital paru ringan sebanyak 23 (62.2%) dan tenaga kerja dengan kapasitas vital paru sedang sebanyak 5 (13.5%). Distribusi terbanyak terdapat pada tenaga kerja dengan masa kerja lama yang mengalami kapasitas vital paru ringan sebanyak 13 tenaga kerja (35.1%). Distribusi tenaga kerja terbanyak terdapat pada tenaga kerja dengan kategori umur dewasa awal yang mengalami kapasitas vital paru ringan sebayak 9 tenaga kerja (24.3%). Distribusi terbanyak terdapat pada tenaga kerja dengan status gizi normal yang yang mengalami kapasitas vital paru ringan sebayak 12 tenaga kerja (32.4%). Distribusi tenaga kerja terbanyak terdapat pada tenaga kerja dengan kebiasaan olahraga buruk yang memiliki kapasitas vital paru ringan sebayak 14 tenaga kerja (37.8%). Distribusi terbanyak terdapat pada tenaga kerja perokok sedang yang mengalami kapasitas vital paru ringan sebanyak 9 tenaga kerja (24.3%). Distribusi terbanyak terdapat pada tenaga kerja yang menggunakan masker yang mengalami kapasitas vital paru ringan sebayak 11 tenaga kerja (29.7%). Tenaga kerja dengan masa kerja lama, umur dewasa awal, gizi normal, kebiasaan olahraga buruk, perokok ringan dan menggunakan masker paling banyak mengalami kapasitas vital paru, Diharapkan PT. Pelabuhan Bosowa Barru melakukan pencegahan dan pengendalian terhadap risiko paparan debu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain