ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

ANALISIS KECELAKAAN KERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN PADA PETANI BAWANG MERAH DIKELURAHAN BALLA KECAMATAN BARAKA KABUPATEN ENREKANG

AMRIL - Nama Orang;

AMRIL Analisis Kecelakaan Kerja Dalam Penggunaan Alat Dan Mesin Pertanian Pada Petani Bawang Merah Di Kelurahan Balla Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. (Dibimbing oleh Muhammad Azrul Syamsul dan Muhammad Akbar Salcha).

Kecelakaan Kerja adalah kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman dari pekerja. Faktor kecelakaan kerja yang mencangkup kondisi kerja tidak aman seperti keadaan fisik yang buruk, kurangnya pemeliharaan peralatan, dan kurangnya tanda peringatan yang jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kecelakaan kerja dalam penggunaan alat dan mesin pertanian pada petani bawang merah di Kelurahan Balla, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependent. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 45 petani bawang merah menggunakan total sampling. Pengumpulan data pada penelitian yaitu menggunakan kuesioner. Data ini di analisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh risiko kecelakaan kerja yang menunjukan tepat yaitu sasaran/fungsi sebanyak 35 petani (77%), standar kelayakan sebanyak 23 petani (51%), perawatan 38 petani (48%) dan pemilihan APD sebanyak 21 petani (26%). Hal ini berisiko menyebabkan tingginya kecelakaan kerja pada petani bawang merah. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa yang mempengaruhi kecelakaan kerja adalah tindakan tidak aman dan penggunaan APD yang kurang memadai. Diharapkan pemerintah untuk memberikan edukasi pengaruh perawatan serta penggunaan alat dan mesin kepada petani bawang merah untuk meminimalis ir potensi petani bawang merah terkena kecelakaan kerja.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
KARYA TULIS IMLIAH
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ANALISIS KECELAKAAN KERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN PADA PETANI BAWANG MERAH DIKELURAHAN BALLA KECAMATAN BARAKA KABUPATEN ENREKANG
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Hiperkes berfokus pada identifikasi bahaya di tempat kerja—seperti paparan bahan kimia berbahaya, kebisingan, getaran mesin, radiasi, hingga risiko ergonomi—lalu merancang langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak negatif pada pekerja. Melalui pendekatan ilmiah dan teknis, Hiperkes membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?