Text
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN PADA PETANI BAWANG MERAH DIKELURAHAN BALLA KECAMATAN BARAKA KABUPATEN ENREKANG
AMRIL Analisis Kecelakaan Kerja Dalam Penggunaan Alat Dan Mesin Pertanian Pada Petani Bawang Merah Di Kelurahan Balla Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. (Dibimbing oleh Muhammad Azrul Syamsul dan Muhammad Akbar Salcha).
Kecelakaan Kerja adalah kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman dari pekerja. Faktor kecelakaan kerja yang mencangkup kondisi kerja tidak aman seperti keadaan fisik yang buruk, kurangnya pemeliharaan peralatan, dan kurangnya tanda peringatan yang jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kecelakaan kerja dalam penggunaan alat dan mesin pertanian pada petani bawang merah di Kelurahan Balla, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependent. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 45 petani bawang merah menggunakan total sampling. Pengumpulan data pada penelitian yaitu menggunakan kuesioner. Data ini di analisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh risiko kecelakaan kerja yang menunjukan tepat yaitu sasaran/fungsi sebanyak 35 petani (77%), standar kelayakan sebanyak 23 petani (51%), perawatan 38 petani (48%) dan pemilihan APD sebanyak 21 petani (26%). Hal ini berisiko menyebabkan tingginya kecelakaan kerja pada petani bawang merah. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa yang mempengaruhi kecelakaan kerja adalah tindakan tidak aman dan penggunaan APD yang kurang memadai. Diharapkan pemerintah untuk memberikan edukasi pengaruh perawatan serta penggunaan alat dan mesin kepada petani bawang merah untuk meminimalis ir potensi petani bawang merah terkena kecelakaan kerja.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain