ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KARYA TULIS IL MIAH
GAMBARAN GEJALA DERMATITIS KONTAK IRITAN
PADA PEKERJA DI TEMPAT PEMOTONGAN AYAM
ABU BAKAR LAMBOGO KOTA MAKASSAR
Penanda Bagikan

Skripsi

KARYA TULIS IL MIAH GAMBARAN GEJALA DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA DI TEMPAT PEMOTONGAN AYAM ABU BAKAR LAMBOGO KOTA MAKASSAR

ALIMA FAHMIR - Nama Orang;

ALIMA FAHMI R. Gambaran Gejala Dermatitis Kontak Iritan Pada Pekerja Di Tempat
Pemotongan Ayam Abu Bakar Lambogo, Kota Makassar:
(Dibimbing oleh Arni Juliani dan Muhammad Akbar Salcha)
Tempat pemotongan ayam yang berada di Jalan Abu Bakar Lambogo merupakan tempat pemotongan ayam terbesar yang berada di kota Makassar, dengan pekerjaan yang berkontak langsung dengan bahan iritan yang dapat menyebabkan gejala dermatitis kontak iritan. Dermatitis kontak iritan adalah peradangan pada kulit yang di akibatkan oleh adanya kontak langsung antara kulit dan bahan iritan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gejala dermatitis kontak iritan pada pekerja di tempat pemotongan Ayam Abu Bakar Lambogo Kota Makassar, penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 93 orang pekerja menggunakan teknik penarikan sampel purposive sampling yang ada pada pekerja pemotongan ayam di Jalan Abu Bakar Lambogo Kota Makasssar. Variabel pada penelitian meliputi masa kerja, tingkat pengetahuan, personal higiene, penggunaan APD. Hasil penelitian responden dengan masa kerja baru (50,5%) lebih banyak dibanding responden dengan masa kerja lama(28.0%), tingkat pengetahuan responden lebih banyak yang memiliki tingkat pengetahuan yang buruk (55.9%) dibanding dengan responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik (22,6%), higiene perorangan responden lebih banyak yang tidak memenuhi syarat (61,3%) dibanding responden yang memenuhi syarat (17,2%), penggunaan APD pada responden selurub responden tidak menggunakan APD secara lengkap (100%), pekerja ayam potong diharapkan agar lebih memperhatikan kebersihannya dengan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah melakukan pekerjaan.
Kata Kunci
Dermatitis kontak iritan, masa kerja, tingkat pengetabuan, higiene
perorangan, penggunaan APD.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Karya Tulis Ilmiah
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KARYA TULIS IL MIAH GAMBARAN GEJALA DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA DI TEMPAT PEMOTONGAN AYAM ABU BAKAR LAMBOGO KOTA MAKASSAR
    ALIMA FAHMI R. Gambaran Gejala Dermatitis Kontak Iritan Pada Pekerja Di Tempat Pemotongan Ayam Abu Bakar Lambogo, Kota Makassar: (Dibimbing oleh Arni Juliani dan Muhammad Akbar Salcha) Tempat pemotongan ayam yang berada di Jalan Abu Bakar Lambogo merupakan tempat pemotongan ayam terbesar yang berada di kota Makassar, dengan pekerjaan yang berkontak langsung dengan bahan iritan yang dapat menyebabkan gejala dermatitis kontak iritan. Dermatitis kontak iritan adalah peradangan pada kulit yang di akibatkan oleh adanya kontak langsung antara kulit dan bahan iritan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gejala dermatitis kontak iritan pada pekerja di tempat pemotongan Ayam Abu Bakar Lambogo Kota Makassar, penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 93 orang pekerja menggunakan teknik penarikan sampel purposive sampling yang ada pada pekerja pemotongan ayam di Jalan Abu Bakar Lambogo Kota Makasssar. Variabel pada penelitian meliputi masa kerja, tingkat pengetahuan, personal higiene, penggunaan APD. Hasil penelitian responden dengan masa kerja baru (50,5%) lebih banyak dibanding responden dengan masa kerja lama(28.0%), tingkat pengetahuan responden lebih banyak yang memiliki tingkat pengetahuan yang buruk (55.9%) dibanding dengan responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik (22,6%), higiene perorangan responden lebih banyak yang tidak memenuhi syarat (61,3%) dibanding responden yang memenuhi syarat (17,2%), penggunaan APD pada responden selurub responden tidak menggunakan APD secara lengkap (100%), pekerja ayam potong diharapkan agar lebih memperhatikan kebersihannya dengan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah melakukan pekerjaan. Kata Kunci Dermatitis kontak iritan, masa kerja, tingkat pengetabuan, higiene perorangan, penggunaan APD.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Hiperkes berfokus pada identifikasi bahaya di tempat kerja—seperti paparan bahan kimia berbahaya, kebisingan, getaran mesin, radiasi, hingga risiko ergonomi—lalu merancang langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak negatif pada pekerja. Melalui pendekatan ilmiah dan teknis, Hiperkes membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?