ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA
CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEMAIN
E-SPORT DI KABUPATEN LUWU TIMUR
Penanda Bagikan

Skripsi

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEMAIN E-SPORT DI KABUPATEN LUWU TIMUR

MUH. ADHITYA PHARWANSYA M - Nama Orang;

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan neuropati akibat kompresi saraf medianus pada pergelangan tangan yang sering terjadi akibat aktivitas berulang, postur kerja tidak ergonomis, serta durasi kerja yang panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur dengan jumlah sampel 41 responden, menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik responden, pemeriksaan fisik menggunakan Tes Phalen, lembar observasi gerakan repetitif, serta penilaian postur kerja dengan RULA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square (p-value ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja (p = 0,000), masa kerja (p = 0,000), gerakan repetitif (p = 0,005), dan postur kerja (p = 0,000) dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Diharapkan pemain E-Sport memperhatikan durasi bermain, melakukan peregangan secara berkala, serta menggunakan perangkat ergonomis untuk mencegah risiko CTS. Selain itu, pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan edukasi kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja pada kelompok pemain E-Sport.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Makassar : ., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Karya Tulis Ilmiah
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan neuropati akibat kompresi saraf medianus pada pergelangan tangan yang sering terjadi akibat aktivitas berulang, postur kerja tidak ergonomis, serta durasi kerja yang panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur dengan jumlah sampel 41 responden, menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik responden, pemeriksaan fisik menggunakan Tes Phalen, lembar observasi gerakan repetitif, serta penilaian postur kerja dengan RULA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square (p-value ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja (p = 0,000), masa kerja (p = 0,000), gerakan repetitif (p = 0,005), dan postur kerja (p = 0,000) dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Diharapkan pemain E-Sport memperhatikan durasi bermain, melakukan peregangan secara berkala, serta menggunakan perangkat ergonomis untuk mencegah risiko CTS. Selain itu, pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan edukasi kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja pada kelompok pemain E-Sport.
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • MUH. ADHITYA PHARWANSYA M
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Hiperkes berfokus pada identifikasi bahaya di tempat kerja—seperti paparan bahan kimia berbahaya, kebisingan, getaran mesin, radiasi, hingga risiko ergonomi—lalu merancang langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak negatif pada pekerja. Melalui pendekatan ilmiah dan teknis, Hiperkes membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — ELIB || PERPUSTKAAN HIPERKES

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?